Created By : Nisha
Mempertahankan cinta, tak pernah terbayangkan jika kau pergi menjauh dari
hidupku. Selama ini kau mengisi mimpi-mimpi dengan kelembutan cinta dan kasih tercurah seperti air yang mengalir dari hulu ke hilir. Menerangi sebagian jiwa yang gelap tak pernah tersirami, kau matahariku, pujaanku, dan secerah harapanku.
Memendam cinta, tersimpan bersih dalam jiwa, tersimpan rapi dalam raga, tergambar jelas dalam asa…. Kau tujuanku melangkah,kau segala harapan hidup tak menentu, kau pendingin hawa panasku, kau penyegar kahausanku, kau penuhi jiwa yang hampa dengan ketulusan walaupun palsu. Kau pengingat tidur dan makanku. Kau yang paling mengerti dibalik semua kebohonganmu. Walaupun kau tau kau bukan untukku dan tak pernah menginginkanku.
Menyimpan cinta, apa yang harus ku ucap pada embun pagi, bila tiba-tiba dia tau kau pergi menjauh dariku, karena embun pagi adalah temanku untuk berbagi cerita semua mimpi-mimpiku kala ku terlelap. Apa yang harus ku ucap pada matahari, bila tiba-tiba jiwaku redup tak terbalas sapaan sinarnya karena keredupanku adalah kepergianmu. Apa yang harus ku ucap pada lampu-lampu dimalam hari adalah saksi menemani dikala kita berbagi untuk saat ini adalah kau yang berarti, untuk saat ini adalah kau yang kumiliki, dan entah untuk esok hari.
Melepas cinta, berat untuk membiarkanmu mendekati bunga yang lain walaupun madunya lebih manis dari milikku, sulit untuk memulai kehidupanku bila ternyata ku tau kau sudah semu, sekali ini saja ku mohon berjanjilah untuk tetap setia, walaupun ku tau tak akan ada yang abadi di dunia, semua bisa berubah kapanpun kau suka… kepalsuan janjimu menenagkan jiwaku, menyemangati tubuhku, membukakan mata lelahku, berjanjilah walau untuk kau ingkari…
Waktu berlalu, kau tau yang kau mau adalah bukan diriku, pergilah cinta abadiku, pergilah harapan hidupku, pergilah jiwa pengisi seluruh hidupku, pergilah kemana arah yang kau mau pasti kujaga setitik cinta darimu, pasti tersimpan rindu pelukanmu, pasti ku pupuk semua harapanku untuk selalu bersamamu agar selalu tumbuh subur dalam ingatanku, karena ku yakin suatu hari nanti entah dibelahan bumi yang mana kita akan bertemu dan ku yakin bahwa cintaku adalah satu-satunya yang tersisa hanya milikmu, tolong dengan untuk yang terakhir kalinya bahwa sejujurnya aku benar-benar mencintaimu………….
“ Cintaku, jiwaku, belahan hatiku, rinduku, cahayaku, khayalanku, semangat hidupku adalah kau….cintamu, jiwamu, belahan hatimu, rindumu, cahayamu, khayalanmu, semangat hidupmu, satu-satunya yang tau dan bukan untuku”
